Senin, 20 Oktober 2014

Kepramukaan se Dunia


  1. Pada awal tahun 1908, Baden Powell selalu menulis cerita pengalamannya sebagai bungkus acara latihan kepramukaan yang dirintisnya. Kumpulan tulisannya itu kemudian terbit sebagai buku "Scouting for Boys". Buku ini cepat tersebar keseluruh negeri Inggris, bahkan ke negara-negara lainnya, dan berdirilah dimana-mana organisasi kepramukaan (yang semula hanya untuk anak laki-laki berusia penggalang) yang disebut Boy Scout.
  2. Kemudian disusul berdirinya organisasi kepramukaan putri yang diberi nama Girl Guides, atas banuan Agnes, adik perempuan Baden Powell, dan kemudian diteruskan oleh Ny. Baden Powell.
  3. Tahun 1916, berdiri kelompok pramuka usia Siaga, yang disebut CUB (anak serigala) dengan buku "The Jungle Book", berisi ceritera tentang MOWGLI anak didikan rimba (anak yang dipelihara di hutan oleh induk serigala) karangan Rudyard Kliping, sebagai ceritera pembungkus kegiatan CUB tersebut.
  4. Tahun 1918, Baden Powell membentuk ROVER SCOUT (Pramuka usia penegak) untuk menampung mereka yang sudah lewat usia 17 tahun, tetapi masih senang giat dibidang kepramukaan.                                           Tahun 1912 Baden Powell menerbitkan buku ROVERING TO SUCSESS (Mengembara menuju bahagia) yang berisi petunjuk bagi para Pramuka Penegak dalam menghadapi hidupnya, agar mencapai kebahagiaan. Buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya sendiri menuju ke pantai bahagia, yang dihadapannya terdapat karang-karang yang berbahaya, yaitu : 1. karang perjudian; 2. karang wanita; 3. karang minuman keras dan merokok; 4. Karang mementingkan diri sendiri dan mengorbankan orang lain (munafik); 5. karang tidak ber-Tuhan.
  5. Tahun 1920, diselenggarakan Jambore se dunia, di arena Olympia, London. Baden Powell telah mengundang Pramuka dari 27 negara, dan pada saat itu Baden Powell diangkat sebagai Bapak pandu se dunia (Chief Scout of The World).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar