Kamis, 13 November 2014

Orang Bawahan Menunggu Untuk Dilahirkan

Aku ingin bertanya pada semua orang apakah mimpi hanya milik mereka yang memiliki bakat...? jika kita tidak memiliki bakat, apakah kita tidak diizinkan untuk bermimpi..? jika kita ingin bermimpi, kita terlebih dahulu menutup mata kita. jika mata tertutup bagaimana orang lain melihat kita sebagai orang yang tidak penting...? hanya ketika kita menutup mata kita, kita bisa berhenti memikirkan bagaimana orang lain memandang kita, dan benar-benar menghadapi diri sendiri, setelah kita menutup mata, menghadapi diri sendiri dan mengatakan ini denganku. aku tidak boleh menyerah pada mimpiku. kenapa tidak, karena mimpi bukan hanya milik mereka yang berbakat akan tetapi milik semua orang yang bermimpi. hanya menggunakan payuh kumuh kecil, untuk masuk kedalam angin dan hujan. kita harus menggunakan bakat kita yang sedikit apapun yang kita miliki, menyadari mimpi besar apa yang kita miliki. orang bawahan menunggu untuk dilahirkan. untuk semua orang yang hidup dikelas bawah.
Aku seorang gadis, hanya seorang gadis, orang-orang lewat dan menatap mata tanpa mengetahui, aku tidak cantik sama sekali, hanya menurunkan matamu seperti orang biasa tidak ada yang istimewa tentangku. aku bukan orang dengan sifat apapun yang baik. aku adalah orang kelas bawah, aku ingin menjadi orang kelas atas, aku mungkin tidak di atas tapi aku ingin berdiri di atas . ini bukan masalah besar hanya keringat dan kehampaan yang mengalir. dibandingkan dengan hati suramku dan kesedihanku, karena ekspresi orang-orang aku menjadi begitu lelah.
kapan aku menemukan sesuatu yang spesial di hatiku, setelah itu berikan semuanya, mengambil keuntungan dari yang dilupakan dan sisa-sisa mimpi dalam hatiku.
" bisakah sinar matahari bersinar padaku "

Senin, 10 November 2014

Menunggu Jodoh Tiba

Buat saya, menunggu jodoh saat ini maksudnya adalah menunggu saat Allah SWT memberikan tanggal pernikahan itu, hahaha.
Sebenarnya kalo mau mikirin soal itu terus-menerus, mungkin sekarang saya sudah gila. Gimana nggak, dari SMP kan saya punya mimpi untuk menikah muda. Pokoknya paling tua gue kawin umur 20 tahun. Ya... itu kan pengennya heee.
Sekarang umur saya 25 tahun. Berarti semakin lama, usia semakin senja. Dan proses pergerakanke arah "perkawinan" itu tternyata tak semudah bayangan dan rencana saya. Terus gimanaaa..?
Maunya sih nangis mukul-mukul tembok, guling-gulingan dan meratap pada rembulan, setiap kali teman nanya "kapan?" Ato ortu nyindir "Rencanain dong...", tapi...gak bisa. Saya harus bertingkah lebih smart dari itu kan.
Jadi saya mulai menyusun kalimat diplomatis untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. "Kapan?" Bisa dijawab dengan kasual "Tahun depan?!", "Rencana gimana?" Bisa dijawab dengan "beres!", dan seterunya hahaha...
Terus dalam diri saya gimana?
Dulu sih sedih dan sebal karena merasa impian tak terpenuhi. Efeknya tentu saja tension dalam relationship ya. And it was not healthy. Tapi sekarang setelah sebentar lagi akan berusia 26, saya jadi relax. Impian sudah pupus dari kemaren-kemaren, so I Will Loosen up.
Masa menunggu saya ini, saya ingin dengan berbagai macam kegiatan produktif yang bisa Saya lakukan. Seperti bekerja, berbisnis, mengenal hal baru, dll. Setiap hari harus bermakna. Dalam satu hari, harus menghasilkan sesuatu yang berguna.
Dari proses menunggu ini juga jadi sabar kalay ternyata banyak yang harus disiapkan, baik mental, spiritual, maupun material. Saya yakin semua sudah direncanakan dengan baik oleh Allah SWT. Dan dengan sikap sabar yang smart yang coba saya aplikasikan, semoga hidup saya menjadi lebih bermakna. Amin.

Ahh... Masak Sih...



Nama lengkap saya Baiq. Yunawati biasa dipanggil Yuna atau Baiq. Pendidikan saya dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Aliyah (MA), Ma’had Darul Qur’an Wal-Hadits (MDQH)  dan yang terakhir sekarang perguruan tinggi  Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor, memilih Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, mengambil jurusan Komunikasi Penyiaran Islam atau disingkat dengan KPI. Sekarang saya berada disemester 5, dimana jumlah Mahasiswanya hanya berkisar 19 orang yakni terdiri dari 5 cewek dan sisanya cowok semua. Namun yang aktif hanya 15 orang saja.
Diantara ke-15 teman saya tersebut hanya beberapa orang saja yang bisa membuat saya terkesan dan merasa terhibur ketika berada di dalam kelas. Sebab tingkah polah mereka sangat dan sangat membuat saya pribadi merasa terhibur.
Teman saya yang pertama sebut saja namanya “SAHMIN”. Sahmin adalah sosok teman atau sahabat yang sangat sederhana, baik dari segi penampilan atau yang lainnya. Kelakuannya yang kocak kerap kali membuat saya tidak bisa menahan diri untuk tertawa. Maaf sebelumnya, jujur dari hati yang paling dalam mendengar namanya saja saya tidak tahu entah kenapa perut saya terasa digelitik. Ia acap kali tertidur di dalam kelas ketika pelajaran sedang berlangsung.
Bahkan pernah suatu hari ketika Ia tertidur entah kenapa saya kepikiran untuk isengin dia. Ini adalah hal tergokil yang pernah saya lakukan. Saya langsung mengambil Handphone dan mengaktifkannya. Dengan sengaja saya menghubungi nomornya tentunya dengan nomor yang disembunyikan alias Private Number, ketika panggilan masuk langsung terdengar nada panggilan yang begitu besar, sontak si Sahmin teman saya itu langsung terbangun sembari membersihkan bekas liur yang menempel di pipinya. Seketika itu Saya tidak bisa menahan tawa  meski Pak Dosen sedang menjelaskan dan pada akhirnya aku ketahuan bahwa yang iseng menghubungi nomornya itu adalah aku.
Meski telah berusaha untuk tidak tertawa dan  berlagak pura-pura tidak tahu menahu tentang prihal itu. Namun dengan melihat gelagapnya yang kaget serta kebingungan membuat suara tawa saya tidak bisa direm meledak keluar begitu saja.
Bercerita tentang Sahmin memang tidak ada habisnya bagi saya, sebab banyak sekali kisah menarik yang saya alami semenjak kenal dengannya. Selain kejadian di dalam kelas kejadian di luar kelas atau kampus sering juga saya dapatkan tentunya kejadian yang bisa membuat orang tidak bisa menahan tawa. Contohnya ketika kami sedang menghadiri acara pelantikan anggota baru Racana, kebetulan saya dan Sahmin satu organisasi yakni Racana atau Pramuka.
Saya dan Sahmin bisa dikategorikan lumayan dekat pada saat itu, bahkan pergi latihan saja selalu barengan. Ketika salah satu dari kami tidak bisa hadir otomatis kita berdua tidak bakal hadir juga. Hal yang terlucu yang saya sukai dari Sahmin adalah ketika dia sedang berbicara. Caranya berbicara seperti orang sedang kebelet mau ke WC, jika anda tidak percaya buktikan saja (wkwkwk).
Teman saya yang kedua namanya “HARMIATI” biasa dpanggil Ami. Ami berasal dari Batu Blek (Rakam). Dari segi akademi Ami biasa saja, tidak terlalu pintar dan juga tidak terlalu bodoh penampilannya juga biasa saja.
Ami orangnya kecil tapi cantik dan semua orang mengakui kecantikannya tidak dipungkiri aku juga mengakuinya. Bisa dibilang dia tercantik di kelas setelah aku (hahaha ngarep).
Bercerita tentang Ami memang tidak sebanyak kisah yang saya alami dengan Sahmin, lantaran saya dengan Ami tidak terlalu dekat. Kami bersama ketika di dalam kelas saja berbeda jika dengan Sahmin. Namun ada satu hal yang mebuat saya terkesan dengan Ami yakni ketika disuruh maju di depan kelas.
Hal yang paling saya sukai ketika belajar di dalam kelas salah satunya adalah persentase di depan kelas. Karena dengan begitu kita semua mendapatkan giliran untuk maju. Nah,disaat gilirannya Ami yang maju ke depan inilah saat yang menyenangkan buat saya.
Bisa dibilang orangnya agak sedikit aneh. Kenapa tidak ?, ketika disuruh maju pasti dia langsung tertawa dan mengeluarkan suara burung Beonya. Belum lagi dia menari-nari, mengamuk, dan lain sebagainya di depan kelas. Dengan begitu saya orang pertama yang tertawa ngakak melihat kelakuannya dan jangan haraf kelas akan aman jika saya telah mengeluarkan jurus pamungkas saya yakni tertawa dan al-hasil kelas akan semakin gaduh. Masak siiih..

SEJARAAH SINGKAT GERAKAN PRAMUKA SE DUNIA DAN DI INDONESIA

Salam Pramuka,
   
        Dalam masa pergaulan di kalangan pemuda-pemudi yang kian tidak menentu dan menjurus kearah pergaulan bebas. Maka kehadiran Gerakan Pramuka sebagai suatu wadah pendidikan bagi anak-anak dan pemuda yang dilaksanakan di luar lingkungan pendidikan keluarga dan lingkungan sekolah. Karena pentingnya pendidikan yang ketiga (Pramuka) maka ia tidak dapat berdiri sendiri. Ia merupakan kesatuan yang utuh dari pendidikan keluarga dan sekolah. Yang satu sama lain harus saling melengkapi, saling mendukung dan tentunya harus saling selaras.
          Gerakan Pramuka adalah badan non pemerintah, yang berusaha membantu pemerintah dan masyarakat, dalam membangun masyarakat dan bangsanya, khusus dibidang pendidikan, melalui kegiatan kepramukaan dengan menggunakan prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan. Agar supaya semua perangkat kerja pemerintah dan seluruh anggota masyarakat, menyadari bahwa Gerakan Pramuka adalah milik masyarakat, dan ikut berperan dalam pembentukan pribadi anak atau pemuda itu, maka perlu disampaikan informasi dan penerangan kepada semua pihak tersebut, segala yang berkaitan dengan pendidikan kepramukaan itu.
         Untuk dapat memahami hakekat kepramukaan, kita perlu mempelajari sejarah berdirinya dan berkembangnya Gerakan Pramuka se-dunia.