Senin, 10 November 2014

Menunggu Jodoh Tiba

Buat saya, menunggu jodoh saat ini maksudnya adalah menunggu saat Allah SWT memberikan tanggal pernikahan itu, hahaha.
Sebenarnya kalo mau mikirin soal itu terus-menerus, mungkin sekarang saya sudah gila. Gimana nggak, dari SMP kan saya punya mimpi untuk menikah muda. Pokoknya paling tua gue kawin umur 20 tahun. Ya... itu kan pengennya heee.
Sekarang umur saya 25 tahun. Berarti semakin lama, usia semakin senja. Dan proses pergerakanke arah "perkawinan" itu tternyata tak semudah bayangan dan rencana saya. Terus gimanaaa..?
Maunya sih nangis mukul-mukul tembok, guling-gulingan dan meratap pada rembulan, setiap kali teman nanya "kapan?" Ato ortu nyindir "Rencanain dong...", tapi...gak bisa. Saya harus bertingkah lebih smart dari itu kan.
Jadi saya mulai menyusun kalimat diplomatis untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. "Kapan?" Bisa dijawab dengan kasual "Tahun depan?!", "Rencana gimana?" Bisa dijawab dengan "beres!", dan seterunya hahaha...
Terus dalam diri saya gimana?
Dulu sih sedih dan sebal karena merasa impian tak terpenuhi. Efeknya tentu saja tension dalam relationship ya. And it was not healthy. Tapi sekarang setelah sebentar lagi akan berusia 26, saya jadi relax. Impian sudah pupus dari kemaren-kemaren, so I Will Loosen up.
Masa menunggu saya ini, saya ingin dengan berbagai macam kegiatan produktif yang bisa Saya lakukan. Seperti bekerja, berbisnis, mengenal hal baru, dll. Setiap hari harus bermakna. Dalam satu hari, harus menghasilkan sesuatu yang berguna.
Dari proses menunggu ini juga jadi sabar kalay ternyata banyak yang harus disiapkan, baik mental, spiritual, maupun material. Saya yakin semua sudah direncanakan dengan baik oleh Allah SWT. Dan dengan sikap sabar yang smart yang coba saya aplikasikan, semoga hidup saya menjadi lebih bermakna. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar