Aku ingin bertanya pada semua orang apakah mimpi hanya milik mereka
yang memiliki bakat...? jika kita tidak memiliki bakat, apakah kita
tidak diizinkan untuk bermimpi..? jika kita ingin bermimpi, kita
terlebih dahulu menutup mata kita. jika mata tertutup bagaimana orang
lain melihat kita sebagai orang yang tidak penting...? hanya ketika kita
menutup mata kita, kita bisa berhenti memikirkan bagaimana orang lain
memandang kita, dan benar-benar menghadapi diri sendiri, setelah kita
menutup mata, menghadapi diri sendiri dan mengatakan ini denganku. aku
tidak boleh menyerah pada mimpiku. kenapa tidak, karena mimpi bukan
hanya milik mereka yang berbakat akan tetapi milik semua orang yang
bermimpi. hanya menggunakan payuh kumuh kecil, untuk masuk kedalam angin
dan hujan. kita harus menggunakan bakat kita yang sedikit apapun yang
kita miliki, menyadari mimpi besar apa yang kita miliki. orang bawahan
menunggu untuk dilahirkan. untuk semua orang yang hidup dikelas bawah.
Aku
seorang gadis, hanya seorang gadis, orang-orang lewat dan menatap mata
tanpa mengetahui, aku tidak cantik sama sekali, hanya menurunkan matamu
seperti orang biasa tidak ada yang istimewa tentangku. aku bukan orang
dengan sifat apapun yang baik. aku adalah orang kelas bawah, aku ingin
menjadi orang kelas atas, aku mungkin tidak di atas tapi aku ingin
berdiri di atas . ini bukan masalah besar hanya keringat dan kehampaan
yang mengalir. dibandingkan dengan hati suramku dan kesedihanku, karena
ekspresi orang-orang aku menjadi begitu lelah.
kapan
aku menemukan sesuatu yang spesial di hatiku, setelah itu berikan
semuanya, mengambil keuntungan dari yang dilupakan dan sisa-sisa mimpi
dalam hatiku.
" bisakah sinar matahari bersinar padaku "
PRAJA MUDA KARANA
Kamis, 13 November 2014
Senin, 10 November 2014
Menunggu Jodoh Tiba
Buat saya, menunggu jodoh saat ini maksudnya adalah menunggu saat Allah SWT memberikan tanggal pernikahan itu, hahaha.
Sebenarnya kalo mau mikirin soal itu terus-menerus, mungkin sekarang saya sudah gila. Gimana nggak, dari SMP kan saya punya mimpi untuk menikah muda. Pokoknya paling tua gue kawin umur 20 tahun. Ya... itu kan pengennya heee.
Sekarang umur saya 25 tahun. Berarti semakin lama, usia semakin senja. Dan proses pergerakanke arah "perkawinan" itu tternyata tak semudah bayangan dan rencana saya. Terus gimanaaa..?
Maunya sih nangis mukul-mukul tembok, guling-gulingan dan meratap pada rembulan, setiap kali teman nanya "kapan?" Ato ortu nyindir "Rencanain dong...", tapi...gak bisa. Saya harus bertingkah lebih smart dari itu kan.
Jadi saya mulai menyusun kalimat diplomatis untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. "Kapan?" Bisa dijawab dengan kasual "Tahun depan?!", "Rencana gimana?" Bisa dijawab dengan "beres!", dan seterunya hahaha...
Terus dalam diri saya gimana?
Dulu sih sedih dan sebal karena merasa impian tak terpenuhi. Efeknya tentu saja tension dalam relationship ya. And it was not healthy. Tapi sekarang setelah sebentar lagi akan berusia 26, saya jadi relax. Impian sudah pupus dari kemaren-kemaren, so I Will Loosen up.
Masa menunggu saya ini, saya ingin dengan berbagai macam kegiatan produktif yang bisa Saya lakukan. Seperti bekerja, berbisnis, mengenal hal baru, dll. Setiap hari harus bermakna. Dalam satu hari, harus menghasilkan sesuatu yang berguna.
Dari proses menunggu ini juga jadi sabar kalay ternyata banyak yang harus disiapkan, baik mental, spiritual, maupun material. Saya yakin semua sudah direncanakan dengan baik oleh Allah SWT. Dan dengan sikap sabar yang smart yang coba saya aplikasikan, semoga hidup saya menjadi lebih bermakna. Amin.
Sebenarnya kalo mau mikirin soal itu terus-menerus, mungkin sekarang saya sudah gila. Gimana nggak, dari SMP kan saya punya mimpi untuk menikah muda. Pokoknya paling tua gue kawin umur 20 tahun. Ya... itu kan pengennya heee.
Sekarang umur saya 25 tahun. Berarti semakin lama, usia semakin senja. Dan proses pergerakanke arah "perkawinan" itu tternyata tak semudah bayangan dan rencana saya. Terus gimanaaa..?
Maunya sih nangis mukul-mukul tembok, guling-gulingan dan meratap pada rembulan, setiap kali teman nanya "kapan?" Ato ortu nyindir "Rencanain dong...", tapi...gak bisa. Saya harus bertingkah lebih smart dari itu kan.
Jadi saya mulai menyusun kalimat diplomatis untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. "Kapan?" Bisa dijawab dengan kasual "Tahun depan?!", "Rencana gimana?" Bisa dijawab dengan "beres!", dan seterunya hahaha...
Terus dalam diri saya gimana?
Dulu sih sedih dan sebal karena merasa impian tak terpenuhi. Efeknya tentu saja tension dalam relationship ya. And it was not healthy. Tapi sekarang setelah sebentar lagi akan berusia 26, saya jadi relax. Impian sudah pupus dari kemaren-kemaren, so I Will Loosen up.
Masa menunggu saya ini, saya ingin dengan berbagai macam kegiatan produktif yang bisa Saya lakukan. Seperti bekerja, berbisnis, mengenal hal baru, dll. Setiap hari harus bermakna. Dalam satu hari, harus menghasilkan sesuatu yang berguna.
Dari proses menunggu ini juga jadi sabar kalay ternyata banyak yang harus disiapkan, baik mental, spiritual, maupun material. Saya yakin semua sudah direncanakan dengan baik oleh Allah SWT. Dan dengan sikap sabar yang smart yang coba saya aplikasikan, semoga hidup saya menjadi lebih bermakna. Amin.
Ahh... Masak Sih...
Nama
lengkap saya Baiq. Yunawati biasa dipanggil Yuna atau Baiq. Pendidikan saya
dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Aliyah (MA), Ma’had
Darul Qur’an Wal-Hadits (MDQH) dan yang
terakhir sekarang perguruan tinggi Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor,
memilih Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, mengambil jurusan Komunikasi
Penyiaran Islam atau disingkat dengan KPI. Sekarang saya berada disemester 5,
dimana jumlah Mahasiswanya hanya berkisar 19 orang yakni terdiri dari 5 cewek
dan sisanya cowok semua. Namun yang aktif hanya 15 orang saja.
Diantara
ke-15 teman saya tersebut hanya beberapa orang saja yang bisa membuat saya
terkesan dan merasa terhibur ketika berada di dalam kelas. Sebab tingkah polah
mereka sangat dan sangat membuat saya pribadi merasa terhibur.
Teman
saya yang pertama sebut saja namanya “SAHMIN”. Sahmin adalah sosok teman atau
sahabat yang sangat sederhana, baik dari segi penampilan atau yang lainnya. Kelakuannya
yang kocak kerap kali membuat saya tidak bisa menahan diri untuk tertawa. Maaf
sebelumnya, jujur dari hati yang paling dalam mendengar namanya saja saya tidak
tahu entah kenapa perut saya terasa digelitik. Ia acap kali tertidur di dalam
kelas ketika pelajaran sedang berlangsung.
Bahkan
pernah suatu hari ketika Ia tertidur entah kenapa saya kepikiran untuk isengin
dia. Ini adalah hal tergokil yang pernah saya lakukan. Saya langsung mengambil
Handphone dan mengaktifkannya. Dengan sengaja saya menghubungi nomornya
tentunya dengan nomor yang disembunyikan alias Private Number, ketika panggilan masuk langsung terdengar nada panggilan
yang begitu besar, sontak si Sahmin teman saya itu langsung terbangun sembari
membersihkan bekas liur yang menempel di pipinya. Seketika itu Saya tidak bisa
menahan tawa meski Pak Dosen sedang menjelaskan
dan pada akhirnya aku ketahuan bahwa yang iseng menghubungi nomornya itu adalah
aku.
Meski
telah berusaha untuk tidak tertawa dan
berlagak pura-pura tidak tahu menahu tentang prihal itu. Namun dengan
melihat gelagapnya yang kaget serta kebingungan membuat suara tawa saya tidak
bisa direm meledak keluar begitu saja.
Bercerita
tentang Sahmin memang tidak ada habisnya bagi saya, sebab banyak sekali kisah
menarik yang saya alami semenjak kenal dengannya. Selain kejadian di dalam
kelas kejadian di luar kelas atau kampus sering juga saya dapatkan tentunya
kejadian yang bisa membuat orang tidak bisa menahan tawa. Contohnya ketika kami
sedang menghadiri acara pelantikan anggota baru Racana, kebetulan saya dan
Sahmin satu organisasi yakni Racana atau Pramuka.
Saya
dan Sahmin bisa dikategorikan lumayan dekat pada saat itu, bahkan pergi latihan
saja selalu barengan. Ketika salah satu dari kami tidak bisa hadir otomatis
kita berdua tidak bakal hadir juga. Hal yang terlucu yang saya sukai dari
Sahmin adalah ketika dia sedang berbicara. Caranya berbicara seperti orang sedang
kebelet mau ke WC, jika anda tidak percaya buktikan saja (wkwkwk).
Teman
saya yang kedua namanya “HARMIATI” biasa dpanggil Ami. Ami berasal dari Batu
Blek (Rakam). Dari segi akademi Ami biasa saja, tidak terlalu pintar dan juga
tidak terlalu bodoh penampilannya juga biasa saja.
Ami
orangnya kecil tapi cantik dan semua orang mengakui kecantikannya tidak
dipungkiri aku juga mengakuinya. Bisa dibilang dia tercantik di kelas setelah
aku (hahaha ngarep).
Bercerita
tentang Ami memang tidak sebanyak kisah yang saya alami dengan Sahmin, lantaran
saya dengan Ami tidak terlalu dekat. Kami bersama ketika di dalam kelas saja
berbeda jika dengan Sahmin. Namun ada satu hal yang mebuat saya terkesan dengan
Ami yakni ketika disuruh maju di depan kelas.
Hal
yang paling saya sukai ketika belajar di dalam kelas salah satunya adalah
persentase di depan kelas. Karena dengan begitu kita semua mendapatkan giliran
untuk maju. Nah,disaat gilirannya Ami yang maju ke depan inilah saat yang
menyenangkan buat saya.
Bisa dibilang orangnya
agak sedikit aneh. Kenapa tidak ?, ketika disuruh maju pasti dia langsung
tertawa dan mengeluarkan suara burung Beonya. Belum lagi dia menari-nari,
mengamuk, dan lain sebagainya di depan kelas. Dengan begitu saya orang pertama
yang tertawa ngakak melihat kelakuannya dan jangan haraf kelas akan aman jika
saya telah mengeluarkan jurus pamungkas saya yakni tertawa dan al-hasil kelas
akan semakin gaduh. Masak siiih..
SEJARAAH SINGKAT GERAKAN PRAMUKA SE DUNIA DAN DI INDONESIA
Salam Pramuka,
Dalam masa pergaulan di kalangan pemuda-pemudi yang kian tidak menentu dan menjurus kearah pergaulan bebas. Maka kehadiran Gerakan Pramuka sebagai suatu wadah pendidikan bagi anak-anak dan pemuda yang dilaksanakan di luar lingkungan pendidikan keluarga dan lingkungan sekolah. Karena pentingnya pendidikan yang ketiga (Pramuka) maka ia tidak dapat berdiri sendiri. Ia merupakan kesatuan yang utuh dari pendidikan keluarga dan sekolah. Yang satu sama lain harus saling melengkapi, saling mendukung dan tentunya harus saling selaras.
Gerakan Pramuka adalah badan non pemerintah, yang berusaha membantu pemerintah dan masyarakat, dalam membangun masyarakat dan bangsanya, khusus dibidang pendidikan, melalui kegiatan kepramukaan dengan menggunakan prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan. Agar supaya semua perangkat kerja pemerintah dan seluruh anggota masyarakat, menyadari bahwa Gerakan Pramuka adalah milik masyarakat, dan ikut berperan dalam pembentukan pribadi anak atau pemuda itu, maka perlu disampaikan informasi dan penerangan kepada semua pihak tersebut, segala yang berkaitan dengan pendidikan kepramukaan itu.
Untuk dapat memahami hakekat kepramukaan, kita perlu mempelajari sejarah berdirinya dan berkembangnya Gerakan Pramuka se-dunia.
Dalam masa pergaulan di kalangan pemuda-pemudi yang kian tidak menentu dan menjurus kearah pergaulan bebas. Maka kehadiran Gerakan Pramuka sebagai suatu wadah pendidikan bagi anak-anak dan pemuda yang dilaksanakan di luar lingkungan pendidikan keluarga dan lingkungan sekolah. Karena pentingnya pendidikan yang ketiga (Pramuka) maka ia tidak dapat berdiri sendiri. Ia merupakan kesatuan yang utuh dari pendidikan keluarga dan sekolah. Yang satu sama lain harus saling melengkapi, saling mendukung dan tentunya harus saling selaras.
Gerakan Pramuka adalah badan non pemerintah, yang berusaha membantu pemerintah dan masyarakat, dalam membangun masyarakat dan bangsanya, khusus dibidang pendidikan, melalui kegiatan kepramukaan dengan menggunakan prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan. Agar supaya semua perangkat kerja pemerintah dan seluruh anggota masyarakat, menyadari bahwa Gerakan Pramuka adalah milik masyarakat, dan ikut berperan dalam pembentukan pribadi anak atau pemuda itu, maka perlu disampaikan informasi dan penerangan kepada semua pihak tersebut, segala yang berkaitan dengan pendidikan kepramukaan itu.
Untuk dapat memahami hakekat kepramukaan, kita perlu mempelajari sejarah berdirinya dan berkembangnya Gerakan Pramuka se-dunia.
Selasa, 28 Oktober 2014
KODE KEHORMATAN DAN SALAM GERAKAN PRAMUKA
KODE KEHORMATAN
PRAMUKA :
DWISATYA
Aku
berjanji akan bersungguh-sungguh :
-
Menjalankan
kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menurut
aturan keluarga.
-
Setiap
hari berbuat kebaikan.
DWIDHARMA
-
Siaga
itu menurut ayah dan ibundanya.
-
Siaga
itu berani dan tidak putus asa.
TRISATYA
(Untuk Pramuka Penggalang)
Demi kehormatanku aku berjanji akan
bersungguh-sungguh :
-
Menjalankan
kewajiban terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menjalankan
Pancasila.
-
Menolong
sesama hidup dan mempersiapakan diri untuk membangun masyarakat.
-
Menepati
Dasa Dharma.
TRI SATYA
(Untuk Anggota Gerakan Pramuka lainnya)
Demi
kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
-
Menjalankan
kewajiban terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan
menjalankan pancasila.
-
Menepati
Dasa Dharma.
DASA DHARMA PRAMUKA
Pramuka itu :
1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Cinta alam dan kasih sayang sesame manusia.
3. Patriot yang sopan dan ksatria.
4. Patuh dan suka bermusyawarah.
5. Rela menolong dan tabah.
6. Rajin, terampil dan gembira.
7. Hemat, cermat dan bersahaja.
8. Disiplin, berani dan bersahaja.
9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya.
10. Suci dalam pikiran, perkataan da perbuatan.
SALAM PRAMUKA
Dalam Gerakan Pramuka kita mengenal
tiga macam salam pramuka, yaitu :
1.
Salam
Biasa.
2.
Salam
Hormat.
3.
Salam
Janji.
1.
Salam
Biasa
Dipergunakan apabila seorang Pramuka berjumpa dengan Pramuka lain,
untuk pertama kali atau yang terakhir pada hari itu, untuk pertama kali atau
yang terakhir pada hari itu. siapa yang melihat dahulu, dialah yang harus
memberi salam terlebih dahulu tanpa aba-aba, tidak pandang pangkat, tua atau
pun lebih muda.
Dengan Salam Pramuka ini, dimaksud :
a.
Sebagai
tanda saling menghargai, menghormati dan menyayangi, serta menganggap sebagai
sausara atau keluarga sendiri diantara sesame Pramuka.
b.
Untuk
saling mendo’akan keselamatan bagi yang memberi maupun yang menerima Salam
tersebut.
c.
Dengan
menggunakan salam lima jari, berarti untuk saling memperingatkan kepada
disiplin kita, bahwa sebagai Pramuka kita berkewajiban untuk menjalankan
Pancasila sesuai dengan yang tercantum pada Trisatya Pramuka.
Salam Pramuka Biasa dapat diberikan sambil berjalan, sedang duduk,
naik sepeda ataupun naik kendaraan
lainnya. Jadi tidak harus berdiri tegak.
Cara memberikan salam adalah dengan mengayunkan tangan kanan kea
rah pelipis kanan.
Kelima jari rapat dan lurus dengan lengah bawah. Telapak tangan
menghadap ke bawah, ujung jari telunjuk menyentuh pelipis. Lengan kanan atas
membuat siku-siku pada ketiak. Siku kita agak ke depan sedikit.
Jika tangan kanan membawa tongkat, maka tongkat itu diangkat lurus
ke atas kira-kira sepuluh sentimeter. Tangan kiri letakkan merata ke depan dada
dengan telapak tangan menghadap ke bawah, dan ujung ibu jari menempel pada
tongkat. Jika tangan kanan sedang membawa atau memegang sesuatu, kita boleh
hanya menganggukkan kepala saja, atau mengucapkan salam, ataupun melambaikan
tangan kiri.
Senin, 20 Oktober 2014
Kepramukaan se Dunia
- Pada awal tahun 1908, Baden Powell selalu menulis cerita pengalamannya sebagai bungkus acara latihan kepramukaan yang dirintisnya. Kumpulan tulisannya itu kemudian terbit sebagai buku "Scouting for Boys". Buku ini cepat tersebar keseluruh negeri Inggris, bahkan ke negara-negara lainnya, dan berdirilah dimana-mana organisasi kepramukaan (yang semula hanya untuk anak laki-laki berusia penggalang) yang disebut Boy Scout.
- Kemudian disusul berdirinya organisasi kepramukaan putri yang diberi nama Girl Guides, atas banuan Agnes, adik perempuan Baden Powell, dan kemudian diteruskan oleh Ny. Baden Powell.
- Tahun 1916, berdiri kelompok pramuka usia Siaga, yang disebut CUB (anak serigala) dengan buku "The Jungle Book", berisi ceritera tentang MOWGLI anak didikan rimba (anak yang dipelihara di hutan oleh induk serigala) karangan Rudyard Kliping, sebagai ceritera pembungkus kegiatan CUB tersebut.
- Tahun 1918, Baden Powell membentuk ROVER SCOUT (Pramuka usia penegak) untuk menampung mereka yang sudah lewat usia 17 tahun, tetapi masih senang giat dibidang kepramukaan. Tahun 1912 Baden Powell menerbitkan buku ROVERING TO SUCSESS (Mengembara menuju bahagia) yang berisi petunjuk bagi para Pramuka Penegak dalam menghadapi hidupnya, agar mencapai kebahagiaan. Buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya sendiri menuju ke pantai bahagia, yang dihadapannya terdapat karang-karang yang berbahaya, yaitu : 1. karang perjudian; 2. karang wanita; 3. karang minuman keras dan merokok; 4. Karang mementingkan diri sendiri dan mengorbankan orang lain (munafik); 5. karang tidak ber-Tuhan.
- Tahun 1920, diselenggarakan Jambore se dunia, di arena Olympia, London. Baden Powell telah mengundang Pramuka dari 27 negara, dan pada saat itu Baden Powell diangkat sebagai Bapak pandu se dunia (Chief Scout of The World).
Langganan:
Postingan (Atom)